Kumpulan Rumus Excel Lengkap dan Fungsinya (Penjumlahan, Perkalian, IF, SUM, Persen, VLOOKUP & HLOOKUP)

Sobat tentunya paham betul bahwa rumus Microsoft Excel beserta fungsinya sangatlah banyak. Rumus-rumus lengkap seperti penjumlahan, perkalian, IF, SUM, persen, Vlookup, Hlookup dan lain sebagainya sangat berperan penting untuk memudahkan pekerjaan seseorang.

Ya, teknologi memang diciptakan untuk membantu kebutuhan manusia. Dalam kasus ini sama seperti halnya dengan Microsoft Excel, baik itu seri 2017, 2010, atau 2013, dimana kehadirannya sangat membantu seseorang dalam mengerjakan suatu pekerjaan yang berhubungan dengan data. Tanpa adanya Microsoft Excel beserta segala rumus didalamnya, tentu seseorang sangat kesusahan dalam menuntaskan suatu pekerjaan.

Nah, untuk Sobat yang mungkin saat ini sedang melakukan pekerjaan yang membutuhkan bantuan rumus dasar Excel atau mungkin sedang belajar tentang program ini, TeknoSoul akan memberikan berbagai formula yang bisa membantu Sobat. Selain itu, rumus-rumus ini juga termasuk rumus yang sering digunakan dalam pekerjaan kantoran. Penasaran? Ini dia daftarnya.

Kumpulan Rumus Dasar Microsoft Excel Lengkap Beserta Fungsi dan Contohnya

Rumus Excel Lengkap

Advertisement

Baca Juga: Cara Mengubah File Word Ke PDF Mudah Cepat Dengan Microsoft Word 2007 & Adobe Reader

Untuk membuka pembahasan kali ini, akan dibuka dari rumus yang paling mudah yaitu tentang penjumlahan, pengurangan, dan seterusnya. Setelah itu, akan dilanjutkan dengan rumus yang lebih kompleks dimana membutuhkan ketelitian yang tinggi dari Sobat seperti rumus fungsi AVERAGE, IF, SUM, VLOOKUP, HLOOKUP, dan lain sebagainya.

1. Rumus Excel Penjumlahan

Rumus ini termasuk merupakan jenis rumus aritmatika yang juga mencakup pengurangan, pembagian dan perkalian. Kegunaan dari rumus ini adalah tentu saja untuk menjumlahkan penambahan suatu angka tertentu. Rumusnya adalah sebagai berikut.

=Sel A+Sel B

Sebagai contoh, disini sudah terdapat dua angka bilangan yaitu 85 yang ada pada kolom A1 dan 15 pada kolom A2. Untuk bisa menggunakan rumus ini, Sobat hanya tinggal perlu mengetik: “=A1+A2” (tanpa tanda kutip) kemudian “Enter“. Hasilnya, akan didapat angka 100.

Rumus Excel

Harap diingat, jangan lupa Sobat harus wajib terlebih dahulu mengetik sama dengan “=” setiap hendak memasukkan rumus. Kalau Sobat tidak ingin repot, Sobat juga bisa tinggal klik angka 85 dan 15 setelah tanda sama dengan. Nantinya akan terdeteksi secara otomatis letak kolom angka tersebut berada.

2. Rumus Excel Pengurangan

Fungsi dari rumus ini adalah untuk menjumlahkan nilai pengurangan dari suatu angka tertentu. Untuk bisa menggunakan rumus ini caranya sama seperti rumus penjumlahan, hanya saja simbol yang dipakai adalah min ““. Rumusnya adalah sebagai berikut.

=Sel A-Sel B

Anggap letak angka masih berada pada kolom A1 dan A2. Jadi, Sobat tinggal mengetik: “=A1-A2” kemudian tekan “Enter“. Hasilnya akan didapat angka 70. Sobat juga bisa menggunakan bantuan mouse agar lebih cepat dalam memasukkan angka pada rumus.

Rumus Excel

3. Rumus Excel Perkalian

Selanjutnya adalah rumus perkalian. Untuk bisa menggunakan cara ini, Sobat tinggal masukkan saja simbol bintang kecil “*” diantara angka yang ingin dikalikan jumlahnya.

=Sel A*Sel B

Karena angka berada pada kolom A1 dan A1, maka rumusnya adalah: “=A1*A2“.

Rumus Excel

4. Rumus Excel Pembagian

Rumus ini juga sangat mudah sekali dimana Sobat hanya perlu membubuhkan simbol bagi atau garis miring “/” diantara angka yang mau Sobat jumlahkan.

=Sel A/Sel B

Angka masih sama berada di kolom A1 dan A2. Jadi, kira-kira rumusnya seperti ini: “=A1/A2” setelah itu silahkan tekan “Enter“.

Rumus Excel

5. Rumus Excel SUM

Sebenarnya fungsi dari rumus Excel SUM adalah sama seperti rumus penjumlahan, yakni kegunaannya adalah untuk menjumlahkan angka. Namun, rumus ini sangat tepat digunakan apabila Sobat ingin menjumlahkan angka yang sangat banyak. Daripada Sobat menggunakan rumus penjumlahan dengan simbol “+” yang harus memasukkan angka satu persatu, bakal lebih efisien kalau Sobat menggunakan rumus ini.

Untuk menggunakan cara ini, Sobat perlu memasukkan kata “SUM” setelah tanda sama dengan “=“.

=SUM(Sel A:Sel Z)

Sebagai contoh, sudah terdapat deretan angka yang berada pada kolom A1 sampai dengan A15. Untuk menjumlahkan kesemua angka tersebut tinggal ketik saja: “=SUM(A1:A15)” kemudian tekan “Enter“.

Rumus Excel

Atau jika Sobat tidak ingin mengetik manual kolomnya, maka bisa menggunakan bantuan mouse. Jadi, setelah Sobat mengetik rumus =SUM( setelah kurung buka Sobat klik kiri angka yang ada pada kolom A1, setelah itu tahan tombol mouse lalu seret kursor sampai dengan ke angka 65 yang ada di kolom A15. Nantinya akan otomatis tampil kolom yang dimaksud. Terakhir tinggal Sobat ketik simbol tutup kurung saja “)” kemudian “Enter” dan jumlah angka pun akan tampil.

`Rumus Excel

6. Rumus Excel Rata-rata (Average)

Yang selanjutnya adalah tentang rumus Excel Average. Dalam bahasa Inggris, Average mempunyai arti rata-rata. Maka dari itu, fungsi dari rumus ini adalah untuk mencari nilai rata-rata sebuah deret angka. Untuk rumusnya sendiri adalah sebagai berikut.

=AVERAGE(Sel A:Sel Z)

Untuk cara manual, biasanya Sobat harus menjumlahkan terlebih dahulu semua angka yang ingin dihitung nilai rata-ratanya. Setelah ketemu, keseluruhan jumlah nilai angka tersebut dibagi dengan banyaknya suku angka.

Jadi misal terdapat angka 10, 20, dan 30 yang berarti 3 suku angka. Untuk mencari nilai rata-rata berarti jumlahkan angka 10+20+30 sehingga didapat angka 60. Barulah angka 60:3 sehingga nilai rata-rata didapat 20.

Pada Excel caranya lebih mudah. Semisal ada sebuah kumpulan angka yang terdapat pada gambar dibawah.

Rumus Excel Rata-rata (Average)-Optimized

Di gambar tertera bahwa angka terdapat pada kolom A1 sampai dengan A5. Jadi, untuk mengetahui nilai rata-rata keseluruhan angka adalah adalah ketik: “=AVERAGE(A1:A5)

Kalau Sobat ingin lebih cepat dalam menghitung, setelah mengetik =AVERAGE( Sobat bisa melanjutkannya dengan meng-klik kiri pada angka pertama, tahan tombol kemudian seret kursor sampai dengan kolom A5. Setelah muncul rumus =AVERAGE(A1:A5 sobat tinggal lengkapi dengan menambahkan simbol tutup kurung “)” kemudian tinggal “Enter“. Maka didapatlah angka rata-rata sebesar 58.4.

Rumus Excel

Itulah tadi tentang rumus Excel rata rata, mudah bukan? Tentunya akan lebih mudah lagi kalau Sobat menggunakan bantuan mouse untuk memasukkan posisi kolom angka.

Baca Juga: Cara Gampang Membuat Ukuran Foto 2×3, 3×4, 4×6 Di Microsoft Word

7. Rumus MAX

Fungsi dari rumus Max adalah untuk mengetahui nilai maksimal atau angka tertinggi yang ada pada sebuah deretan angka. Rumus ini sangat berguna apabila Sobat berprofesi sebagai guru, dan hendak mengetahui nilai tertinggi yang dimiliki oleh siswa. Daripada Sobat harus meneliti dan melihat angka satu persatu, akan lebih mudah tentunya kalau Sobat menggunakan cara ini.

=MAX(Sel A:Sel Z)

Sebagai contoh, sudah tersedia deret angka yang terdapat pada kolom A1 sampai dengan A15. Untuk menggunakan rumus MAX, Sobat tinggal ketik: “=MAX(A1:15)

Rumus Excel

Kalau Sobat mau lebih cepat, pada saat hendak memasukkan kolom angka, Sobat juga bisa terlebih dahulu meng-klik kiri kolom angka pertama yaitu A1, tahan tombol klik kiri pada mouse kemudian seret kursor sampai dengan kolom A15 lalu lepaskan tombol. Setelah itu, tinggal tambahkan tanda tutup kurung “)” dan terakhir “Enter“.

Rumus Excel

8. Rumus MIN

Kebalikan dari rumus MAX, rumus ini digunakan untuk mengetahui nilai atau angka terendah yang terdapat pada suatu deretan angka.

=MIN(Sel A:Sel B)

Asumsikan letak posisi angka masih sama, yaitu pada kolom A1 sampai A15. Sehingga rumusnya menjadi: “=MIN(A1:A15)

Rumus Excel

9. Rumus Excel Persen

Rumus ini digunakan untuk menghitung persentase dari sebuah angka. Untuk rumusnya sendiri adalah seperti ini.

=Sel A/Sel B*100%

Untuk lebih memudahkan, mari kita buat sebuah soal cerita.

Ambil contoh, sebuah daerah memiliki total 200 penduduk. Penduduk tersebut terbagi atas 3 tingkatan pendidikan, yakni SMP 65 orang, SMA 55 orang, dan S1 80 orang. Berapa persentase masing-masing tingkat pendidikan terhadap total keseluruhan jumlah penduduk di RT tersebut?

Untuk bisa menjawab hal ini, Sobat bisa menggunakan rumus dasar pembagian seperti halnya menghitung persentase pada matematika seperti biasa.

Oleh karenanya, Sobat bisa mengetik “=B2/B5*100%” (tanpa tanda kutip). Nantinya akan didapat hasil 0.325 yang merupakan angka desimal.

Rumus Excel

Kalau Sobat mau merubahnya menjadi persen, tinggal klik icon bergambar persen yang ada di toolbar. Nantinya hasil yang didapat akan otomatis berubah menjadi bentuk persentase.

Rumus Excel

Nah, cara kedua yang juga bisa Sobat coba adalah dengan menjumlahkan pembagiannya saja tanpa perlu menuliskan “*100%” pada rumusnya. Jadi, Sobat hanya perlu mengetik rumus: “=B2/B5” kemudian tekan “Enter“. Setelah angka didapat, baru kemudian Sobat klik icon bergambar persen di toolbar.

Untuk menghitung angka lainnya, rumus yang digunakan pun sama. Untuk menghitung persentase pendidikan SMA maka tulis rumus: “=B3/B5*100%” sedangkan untuk mencari persentase pendidikan S1 rumusnya adalah: “=B4/B5*100%

Rumus Excel

10. Rumus Excel IF

Rumus ini juga biasa disebut fungsi IF. Kegunaan dari rumus IF ini adalah untuk memudahkan dalam melakukan uji logika.

Supaya lebih mudah, mari kita praktekkan saja langsung kedalam bentuk contoh kasus.

Semisal, di sekolah X telah diadakan ujian sebanyak 2 kali. Untuk menentukan sebuah kelulusan, hasil nilai kedua ujian tersebut akan digabungkan. Jika total nilai lebih dari 120, maka seorang siswa dinyatakan lulus ujian. Dan jika hasil gabungan nilai kurang dari 120, maka siswa tidak lulus.

Untuk membuat rumus IF, maka rumus yang dipakai adalah sebagai berikut.

=IF(logical_test,[value_if_true],[value_if_false]

atau bisa juga

=IF(logical_test;[value_if_true];[value_if_false]

Dari rumus tersebut diketahui dalam membentuk rumus IF, diperlukan 3 komponen yaitu Logical Test, Value IF True dan Value If False. Lalu, apa maksud dari masing-masing hal terebut?

  • Logical Test: Sebuah argumen yang digunakan untuk menentukan sebuah keadaan di dalam rumus.
  • Value If True: Nilai yang dihasilkan apabila pernyataan pada logika benar.
  • Value If False: Nilai yang dihasilkan apabila pernyataan pada logika salah.

Dari contoh kasus diatas, bisa ditarik kesimpulan bahwa “Jika nilai total ujian seorang murid lebih dari 120, maka dia Lulus. Jika kurang dari 120, maka ia Gagal”. Dari kesimpulan tadi bisa langsung terlihat, kata-kata “Jika nilai total ujian seorang murid lebih dari 120” merupakan komponen Logical Test. Sedangkan kata “Lulus” merupakan komponen Value If True dan kata “Gagal” merupakan Value If False.

Sehingga rumus yang sesuai adalah ” =IF(D2>120,”LULUS”,”GAGAL”)

Rumus Excel

Silahkan Sobat tekan “Enter“, nantinya hasil yang keluar akan sesuai dengan logika yang diinginkan.

Rumus Excel

Apabila hasil yang keluar sudah sesuai, maka Sobat tinggal melakukan drag agar rumus tadi juga bisa secara otomatis berlaku untuk kolom lainnya. Hal ini dimaksudkan supaya Sobat tidak perlu repot-repot mengetik ulang rumus tadi satu persatu untuk setiap kolom.

Untuk melakukan drag, silahkan Sobat klik kiri kolom E2 atau kolom yang sudah selesai dan berhasil dibuat rumusnya. Nantinya akan muncul kotak didalam kolom tersebut. Arahkan kursor ke sebelah pojok kanan bawah kotak sampai muncul tanda plus “+“. Untuk melakukan drag, klik gambar plus tadi dan seret kursor sampai ke kolom E5.

Rumus Excel

Jika berhasil, maka hasilnya nanti akan seperti dibawah ini.

Rumus Excel

Akan tetapi, tidak semua Microsoft Excel menggunakan tanda koma sebagai kata penghubung logika. Ada juga yang menggunakan tanda titik koma sebagai kata penghubung. Jika menggunakan titik koma sebagai kata penghubung, maka rumusnya berubah menjadi ” =IF(D2>120;”LULUS”;”GAGAL”)

Kuncinya adalah tinggal Sobat jeli melihat tanda apa yang diminta pada saat membuat rumus. Untuk mengetahui hal ini, Sobat bisa melihat ketika mengetikkan rumus ” =IF( ” Setelah mengetik tanda kurung buka, akan ditampilkan instruksi selanjutnya apakah “logical_test, [value_if_true]” ataukah “logical_test; [value_if_true]

11. Rumus Excel VLOOKUP

VLOOKUP merupakan singkatan dari Vertikal Lookup. Fungsi dari rumus VLOOKUP adalah mencari data secara Vertikal berdasarkan pada tabel referensi. Data pada tabel referensi ini disajikan secara memanjang dari atas ke bawah.

Untuk lengkapnya rumus VLOOKUP adalah seperti ini.

=VLOOKUP(lookup_value;table_array;col_index_num;[range_lookup])

  • Lookup Value: Nilai yang Sobat cari pada kolom pertama.
  • Table Array: Tabel acuan atau referensi yang mau Sobat cari datanya yang nantinya mengacu pada Lookup Value.
  • Col Index Num: Nomor yang ada pada kolom Table Array yang mau Sobat cari datanya.
  • Range Lookup: Untuk hal ini bisa Sobat isi “True” atau “False”. True berarti Sobat mencari nilai yang mendekati. Sedangkan False berarti Sobat mencari nilai yang sama persis dengan yang diinginkan. Range Lookup ini sebenarnya tidak apa-apa jika tidak disertakan, namun jika begitu maka otomatis akan terdeteksi sebagai False.

Supaya lebih jelas, mari kita kaitkan dengan contoh kasus.

Ambil contoh, kasus masih sama yakni nilai yang didapat murid-murid dari sekolah X. Disini kita akan mencari nilai yang didapat oleh siswa-siswa sekolah tersebut. Pertama adalah mencari nilai Asep. Untuk rumusnya sendiri adalah “=VLOOKUP(A9,A2:E5,4,FALSE)

Rumus Excel

Masih bingung dengan rumus tersebut? Mari simak lebih lanjut.

  • A9 (lookup_value): Merupakan data yang ingin kita cari nilainya.
  • A2:E5 (table_array): Merupakan kolom yang menyediakan referensi data. Sobat tidak bisa memasukkan dari mulai kolom A1 sampai E1, karena kolom tersebut hanyalah sebuah keterangan, bukan data.
  • 4 (col_index_num): Merupakan kolom letak data nilai. Karena yang mau dicari disini adalah nilai, dan data nilai berada di kolom keempat dari kiri pada tabel referensi, maka masukkan angka 4.
  • FALSE (range_lookup): Karena mau mencari nilai yang sama, maka pilih FALSE.

Apabila rumus sudah benar, maka nantinya akan diperoleh hasil angka 143 yang merupakan nilai total yang diperoleh Asep.

Rumus Excel

Untuk mencari nilai untuk keterangan, rumusnya sama hanya saja pada bagian “col_index_num” diganti menjadi angka 5, karena kolom keterangan berada di kolom ke-5 pada tabel referensi. Dengan begitu, rumusnya menjadi: “=VLOOKUP(A9,A2:E5,5,FALSE)

Rumus Excel

Setelah rumus diketik, silahkan tekan “Enter“. Jika penulisan rumus benar, maka nantinya hasil kolom keterangan untuk Asep adalah “Lulus” sesuai dengan data pada tabel referensi.

Rumus Excel

Kalau semua tabel sudah terisi, maka Sobat tinggal drag saja supaya semua kolom bisa otomatis terisi.

Rumus Excel

Mungkin Sobat bertanya, kenapa saat menulis rumus menggunakan tanda koma “,” padahal di rumus sebelumnya menggunakan tanda titik koma “;“. Hal ini karena pada saat memasukkan rumus, komputer memerintahkan menggunakan tanda koma. Jika komputer memerintahkan menggunakan tanda titik koma, maka tanda tersebutlah yang digunakan. Kembali lagi, hal ini tergantung situasi sesuai permintaan komputer Sobat.

12. Rumus Excel HLOOKUP

Yang selanjutnya adalah rumus HLOOKUP atau Horizontal Lookup. Kebalikan dari VLOOKUP, fungsi dari rumus HLOOKUP adalah mencari data secara Horizontal berdasarkan pada tabel referensi. Data pada tabel referensi ini disajikan dari kiri ke kanan atau melebar.

Untuk yang satu ini, rumus HLOOKUP mirip seperti VLOOKUP, hanya diganti depannya saja menjadi:

=HLOOKUP(lookup_value;table_array;col_index_num;[range_lookup])

Penjelasan masing-masing komponen pada rumus seperti Lookup Value, Table Array, dan lainnya sama seperti rumus VLOOKUP pada poin sebelumnya. Hanya saja, rumus HLOOKUP ini digunakan jika Sobat ingin mencari nilai dimana tabel referensinya menyuguhkan data dengan tampilan melebar ke samping.

Demikianlah tadi kumpulan rumus Excel dan fungsinya plus penambahan contoh untuk memudahkan Sobat dalam menangkap gambaran. Rumus-rumus diatas juga merupakan formula Microsoft Excel yang sering digunakan dalam hal pekerjaan kantor. Semoga ulasan ini bisa bermanfaat dan sampai jumpa lagi dikesempatan selanjutnya.

Kumpulan Rumus Excel Lengkap dan Fungsinya (Penjumlahan, Perkalian, IF, SUM, Persen, VLOOKUP & HLOOKUP) | ikbal fauzi | 4.5